5 MITOS tentang Profesi Sales

Apa bayangan anda saat mendengar kata “sales person”?

Kami tahu, mungkin yang anda bayangkan adalah pekerjaan berjualan door to door, penolakan, atau hal lain yang menciutkan nyali. Namun tahukah anda, bahwa dari 100 orang terkaya di dunia, paling banyak yang mulai kesukesan mereka sebagai sales person?

Para multi biliuner itu berhasil karena profesi sebagai sales mampu ciptakan begitu banyak kualitas positif dalam diri mereka. Jika mereka bisa, artinya anda pun bisa memulai sukses seperti para multi biliuner itu juga.

Mari mulai dengan patahkan mitos-mitos tentang dunia sales seperti:

1. Saya tidak pandai bicara, jadi tidak cocok untuk menjadi sales

SALAH. Berbeda dari anggapan kebanyakan orang, kunci sukses sales adalah mendengar dan mendengar, bukan berbicara. Sebagian besar waktu sales person yang baik dipakai untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan serta keinginan konsumen, bukan berbicara. Ini artinya, siapapun bisa berlatih menjadi seorang sales yang baik, bahkan orang yang merasa tidak pandai atau tidak PD dalam berbicara.

2. Pekerjaan sales person tidak bergengsi

SALAH. Sales person adalah salah satu pekerjaan yang dipandang paling penting dan dibutuhkan dalam perusahaan karena profesi ini mendatangkan profit secara langsung bagi perusahaan. Bisa dibuktikan dengan penghasilan di bidang sales adalah salah satu yang tertinggi di perusahaan. Jika income dan status yang anda inginkan dalam profesi dan karier anda, sales sangatlah cocok.

 

3.Sales harus bisa menjual kapanpun kepada siapapun.

SALAH. Konsumen selalu punya kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda. Seorang sales yang baik mampu kenali mana konsumen yang benar-benar butuh produk mereka, bukan sekedar memaksa menjual saja secara sembarangan. Sales yang menjual sembarangan justru bukti lemahnya kemampuan mereka dalam menawarkan produk sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen

 

4. Menjadi Sales Person modalnya hanya nekat

SALAH. Awalnya banyak yang mengira demikian sampai akhirnya sadari bahwa berkomunikasi dengan baik adalah sebuah proses yang memerlukan ilmu, skill, dan latihan rutin. Sehingga kemampuan seorang sales person mutlak harus dibentuk melalui belajar langsung dengan ahlinya, bukan hanya bermodal nekat saja.

 

5. Menjadi Sales person tidak ada masa depannya dan tidak jelas kariernya

SALAH. Bayangkan, apa yang mungkin terjadi ketika anda sangat percaya diri, pandai bernegosiasi, dan pandai membangun relasi sosial? Bukan hanya di karier saja, bahkan di seluruh area hidup anda akan dengan mudah mendapatkan apa yang anda inginkan dengan skill yang anda pelajari sebagai seorang sales.

Dengan makin ketatnya persaingan SDM global di masa depan, tentunya menguasai skill ini semakin penting bagi sukses masa depan anda.

  • Growth through innovation/creativity:
    Rather than be constrained by ideas for new products, services and new markets coming from just a few people, a Thinking Corporation can tap into the employees.
  • Increased profits:
    The corporation will experience an increase in profits due to savings in operating costs as well as sales from new products, services and ventures.
  • Higher business values:
    The link between profits and business value means that the moment a corporation creates a new sustainable level of profit, the business value is adjusted accordingly.
  • Lower staff turnover:
    This, combined with the culture that must exist for innovation and creativity to flourish, means that new employees will be attracted to the organization.

Leave a Reply

How can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

Looking for a First-Class Business Plan Consultant?